Value


Gak sayang yah tuh duit???

Berapa sering mendengar pertanyaan di atas kepada kalian saat ingin membeli sesuatu? Ataupun mungkin pertanyaan itu yang kita ajukan sendiri ke orang lain?

Pertanyaan itu pernah diajukan kepada saya ataupun sebaliknya. Misalnya saat seorang teman membeli sebuah baju bernilai hampir 200.000, saya mempertanyakan hal itu kepada dia.

Dan juga ada teman mempertanyakan hal yang sama saat saya membeli makanan disalah satu resto viral. 

Wajar…

Itu yang saya pikirkan sekarang. Wajarnya pertanyaan itu. Kenapa? Karena masing-masing memiliki kepentingan berbeda, pengalaman berbeda, kapasitas berbeda.

Misalnya. Bagi teman saya, membeli baju seharga itu bukanlah hal yang aneh. it’s not a big deal karena dia memang sering membeli pakaian dengan harga lebih mahal. Dan menurut pengalaman pribadinya, mengeluarkan uang sedemikian mahal untuk itu bukanlah menghambur-hamburkan uang.

Sedangkan dalam kasus saya. Menghabiskan uang cukup besar untuk makanan. Jujur… Dulu saya merasa sayang mengeluarkan uang sedemikian besar hanya untuk makanan yang viral ya saat ini aja mungkin hari nanti sudah tidak populer. 

Bukanlah makanannya yang saya utamakan sebenarnya. Tapi kembali lagi adalah kepada kesempatan makan.

Yang ingin saya katakan adalah seperti judul tulisan ini. Masalah Value atau Nilai sebuah barang ataupun kegiatan terhadap diri kita. Intinya sih… Janganlah kita sekali-kali menilai seseorang boros atau tidak jika kita sendiri tak paham kondisi yang dialaminya dan value yang diterimanya. Setiap orang memiliki value masing-masing. Jangan disamakan.

Dan sekali lagi dengan tulisan ini bukan berarti saya mendukung pengeluaran uang tak terbatas dan tak terkendali ya. Saya menganjurkan agar kita mengeluarkan uang yang menurut kita sepadan dengan nilai yang kita peroleh.

What is the value i received from this? Worth or not???

-katahansekpdasemua-

Komentar